Opini & Forum

Covid 19 menguji kesabaran dan mengajarkan kedisiplinan bagi hidup kita

Upaya pemerintahan untuk meredam penyebaran virus corona terus dilakukan dengan berbagai cara, Salah satunya pemerintah telah mengeluarkan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Penerapan PSBB pertama kali dilaksanakan di Wilayah DKI Jakarta ,mulai Jumat, 10 April 2020. Setelah Jakarta, berikutnya penerapan PSBB diberlakukan di daerah-daerah sekitarnya. Gubernur Ridwan Kamil mengumumkan pemberlakuan PSBB di Kota Depok, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Bogor dan Kabupaten Bogor mulai Rabu, 15 April 2020. Pemerintahan Provinsi Banten resmi menetapkan PSBB untuk kawasan Tangerang Raya, Kota Tangerang, dan Tangerang Selatan berlaku mulai sabtu, 18 April 2020.Dengan demikian seluruh wilayah Jabodetabek  dipastikan memberlakukan aturan PSBB sebagai upaya  mengatasi penyebaran virus Covid 19.

Sejak kasus pertama Covid 19 diumumkan oleh Presiden Jokowi pada 2 maret 2020 hingga 15 april 2020 secara nasional tercatat jumlah kasus positif sebanyak 5.136 dan meninggal dunia 469 orang, sembuh 446 orang serta masih dalam perawatan 4.221 orang. (sumber www.covid19.go.id)

Aturan-aturan yang diberlakukan pemerintahan demi untuk mencegah penyebaran covid 19 sudah seharusnya publik patuhi, karena kita tahu resiko penyebaran virus covid 19 ini sanggatlah cepat. Menggunakan masker setiap x keluar rumah, menjaga jarak saat berinteraksi dengan orang lain (Physical Distancing).

Pola hidup disiplin sangat diperlukan pada saat ini. Potret prilaku masyarakat dijalan pada masa PSBB bisa menjadi gambaran umum masih rendahnya tingkat kedisplinan, kepatuhan terhadap aturan baru dilaksanakan jika ada petugas yang melakukan pengawasan.  Pembiasaan semangat kedisiplinan dan kesabaran memerlukan kesungguhan dari seluruh lapisan masyarakat agar terbentuk karakter masyarakat yang kuat.

Pandemi  covid 19 menjadi ancaman bagi semua orang tanpa terkecuali, tua-muda, miskin-kaya, anak-anak dan orang tua, baik yang tinggal di kota maupun desa. Kekhawatiran dan kecemasan yang sama terpapar covid 19, maka sudah sewajarnya setiap orang taat dan patuh mengikuti aturan yang ditetapkan.

Baca Juga :  Perdagangan Barang dalam gelombang Covid-19 (WTO)

Covid 19  adalah musuh kita bersama yang tak terlihat oleh mata, rasanya sulit bagi kita untuk mencegah penyebarannya jika tidak ada kesadaran dari diri masing-masing individu. Karena itu pembatasan aktivitas kita, merupakan bentuk pengorbanan untuk melindungi dan menyelamatkan sesama. Mari kita tetap menerapkan disiplin dan bersabar agar covid 19 bisa segera berlalu.

Widia anggraini. Iblam 21 April 2020

Tags
Show More

Indonesia Media Online

Indo-nesia.co.id adalah portal berita yang menyajikan informasi terhangat baik peristiwa politik, bisnis, hukum, sepakbola, entertainment, gaya hidup, otomotif, sains teknologi hingga jurnalisme warga. Dikemas dengan bahasa ringan, lugas dan tanpa prasangka. Informasi tersaji 24 jam, dapat dinikmati melalui desktop, laptop hingga beragam gadget atau perangkat mobile lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close