Perdagangan & Indsutri

Kemenperin Buat Alat Canggih untuk Tingkatkan Kualitas Olahan Kelapa Sawit

Dengan suku cadang fire grade, ketel uap dapat menghasilkan uap secara kontinyu sehingga proses perebusan kelapa sawit berlangsung dengan baik

Indo-nesia.co.id – Kementerian Perindustrian terus mendorong peningkatan produktivitas industri pengolahan kepala sawit. Oleh karena itu, Balai Riset dan Standardisasi (Baristand) Industri Medan telah mampu menghasilkan produk fire grade (BT-ST) yang lebih baik dengan masa pakai yang jauh lebih tinggi hingga dua tahun,serta harga produk yang lebih kompetitif dibanding komponen fire grade impor.

“Kami melakukan rekayasa material menggunakan material daur ulang ditambah unsur paduan (ferro alloys) pada pengecoran logam,” jelas Kepala Baristand Industri Medan, M. Nilzam, dikutip dari laman kemenperin, Jakarta, Kamis (31/1/2019). Menurutnya, produk fire grade buatan Baristand Industri Medan telah diaplikasikan pada industri pengolahan kelapa sawit milik salah satu BUMN di Sumatera Utara, dengan hasil yang sangat memuaskan.

“Kebutuhan komponen fire grade untuk pabrik kelapa sawit dengan kapasitas 60 ton tandan buah segar per jam yang menggunakan dua unit boiler adalah sekitar 1600 buah. Mengingat jumlah pabrik kelapa sawit yang ada di Indonesia cukup banyak, potensi pembentukan industri pembuatan spare part fire gradejugamenjadi sangat besar,” ungkap Nilzam. Pengembangan teknologi tersebut, guna meningkatkan produktivitas kelapa sawit dengan baik. Asal tahu saja, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin, Ngakan Timur Antara mengayakan, dalam pabrik kelapa sawit, boiler (ketel uap) merupakan jantung dari sistem produksi sebagai penghasil uap sekaligus penghasil energi. “Boiler memiliki komponen penentu kinerja yang harus memenuhi tingkat tahan api atau heat resistant fire grade. Komponen atau suku cadang fire grade berfungsi di bagian pembakaran bahan bakar padat pada unit pengoperasian ketel uap,” ujarnya.

Dengan suku cadang fire grade, ketel uap dapat menghasilkan uap secara kontinyu sehingga proses perebusan kelapa sawit berlangsung dengan baik. Selain itu, uap juga digunakan untuk menggerakkan turbin yang akan menghasilkan listrik dan didistribusikan untuk menggerakkan mesin pengolahan kelapa sawit.

Baca Juga :  Dukung Industri Sawit Nasional, Indonesia Siap Lawan Kampanye Hitam
Tags
Show More

Indonesia Media Online

Indo-nesia.co.id adalah portal berita yang menyajikan informasi terhangat baik peristiwa politik, bisnis, hukum, sepakbola, entertainment, gaya hidup, otomotif, sains teknologi hingga jurnalisme warga. Dikemas dengan bahasa ringan, lugas dan tanpa prasangka. Informasi tersaji 24 jam, dapat dinikmati melalui desktop, laptop hingga beragam gadget atau perangkat mobile lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close